Minggu, 28 April 2013

Manfaat tanaman disekitar kita

      Buat teman" kalian pasti tahu yang namanya Tanaman,tapi tahukah kalian manfaat dari jenis" tanaman..?kalau begitu saya akan jelaskan beberapa jenis tanaman dan manfaatnya buat kita:

Dan berikut ini adalah mengenai kulit batang yang berkhasiat obat:
     1. Pule
Di Indonesia tanaman pule banyak sekali tumbuh, terutama di pulau jawa. Kandungan zat yang terdapat pada tanaman pule adalah ditamina, ditaina, akliternina, dan aklitanidina. Kulit cabang pule berkhasiat untuk obat anti malaria dan antipidetika dengan dosiss 0,25 – 0,50 gram.
     2. Pulasari
Tanaman pulasari tumbuh diberbagai tempat di indonesia, erutama di lereng gunung pegunungan di jawa. Kandungan zat yang terdapat pada tanaman pulasari adalah alakloida, keumavin, zat pahit dan zat penyamak. Khasiat kulit batang pulasari adalah sebagai obat karminativa dengan dosis sekitar 0,6 – 15 gram.
     3. Kayu Manis
Tanaman kayu manis tumbuh diberbagai tempat di indonesia. Kandungan zat yang terdapat pada kulit kayu manis antara lain minyak atsiri, zat penyamak, pati, kalsium oksalat, abu, dan lendir. Khasiat kulit kayu manis adalah untuk mengobati karminativa, penghangat lambung, dan sangat baik untuk menghentikan mencret-mencret.

     4. Delima 
Di indonesia tanaman delima tumbuh diberbagai tempat. Kandungan zat yang terdapat pada kulit delima adalah alkaloida peletavina dan metelpeletovina. Kulit akar dan kulit batang delima dimanfaatkan untuk membasmi cacing pita.
     5. Bratawali /Brotowali
Tanaman bratawali banyak tumbuh diberbagai daerah, terutama di jawa, bali, dan ambon. Kandungan zat yang terdaoat oada kulit bratawaliadalah damar dan alkaloida. Khasiat kulit bratawali untuk obat demam dan sebagai tonikum.

     • Disamping kulit batang, kulit akar, dan kulit buah pun dapat dimanfaatkan sebagai obat, misalnya kulit akar kapas dan kulit widuri, kulit buah jeruk juga dapat dimanfaatkan. Berikut manfaat dari kulit akar kapas, kulit widuri, dan kulit buah jeruk:
     1. Widuri 
Tanaman widuri tumbuh di banyak tempat di negara indonesia. Kandungan zat yang terdapat pada kulit akar widuri adalah damar pahit dan damar asam. Kulit akar widuri digunakan sebagai ekspektonansia dengan dosis sekitar 200 – 600 mg yang diberikan 3x sehari.
     2. Kapas 
Tanaman kapas tumbuh diberbagai daerah-daerah di indonesia. Disamping daunnya yang berkhasiat untuk obat, kulit akarnya pun juga berkhasiat obat. Kandungan zat yang terdapat pada kulit akar kapas adalah zat damar, betain, fenol dan fitoterol. Khasiat kulit akar kapas adalah untuk obat memperlancar keluarnya haid dan juga berguna untuk penyusupan otot atau urat-urat polos.
     3. Kulit Jeruk Nipis dan Jeruk Manis.
A. Kulit Jeruk Nipis
Tanaman jeruk nipis sangat banyak tumbuh diberbagai daerah-daerah dan sering kita jumpai. Zat yang terkandung pada kulit jeruk nipis adalah minyak atsiri, damar dan glukosida. Apabila dikumpulkan kemudian dijemur hingga kering dan dihaluskan, kulit jeruk nipis berkhasiat sebagai obat anti septika (mulut dan kerongkongan) dan antitansia.
B. Kulit Jeruk Manis
Tanaman jeruk manis tumbuh diberbagai daerah di indonesia. Kandungan zat yang terdapat pada kulit buah jeruk manis adalah minyak atsiri, glukosida-glukosida hesperidina, isohesperidina, anrantiamarina, dan damar. Kulit buah jeruk manis biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pewangi.

     Buah yang berkhasiat obat adalah buah pada tumbuhan yang mempunyai fungsi sebagai bahan untuk pengobatan dan media penyembuhan pada penyakit. Buah yang berkhasiat obat pada pembahasan kali ini tidak seperti buah-buahan segar yang anda bayangkan. Seperti apakah buah tersebut? Berikut adalah Buah yang berkhasiat obat :
     1. Merica 
Tanaman merica tumbuh terutama di sumatera, jawa, dan ujung pandang. Kandungan zat yang terdapat didalam buah merica adalah minyak lemak, zat penyamak dan glukosida bunkamarin. Sebagai bahan obat, buah merica sangat baik untuk menyembuhkan disentri dan hemostatika dengan dosis antara 3 – 12 buah.
     2. Cabai 
Buah cabai bisa dikenal sebagai bumbu atau untuk dimasak. Namun, buah cabai kering yang dilumat halus merupakan bahan campuran obat gosok untuk melawan penyakit encok/rematik, pegal-pegal, dan pencegahan masuk angin. Kandungan zat yang terdapat pada cabai antara lain koprin, vitamin C, zat-zat warna kapsantin, akpsorukin, zeasantin, koiptosantin, lutein dan karoten.
     3. Kapulaga
Tanaman kapulaga banyak tumbuh di jawa. Di samping sebagai bahan pewangi dan bumbu, kapulaga juga dimanfaatkan sebagai bahan obat. Kandungan zat yang terdapat pada kapulaga adalah: minyak atsiri, sineol, terpinol, abu atsiri, pati, gula, lemak, zat putih telur, dan silikat.
     4. Ketumbar 
Tanaman ketumbar banyak tumbuh di sumatera, jawa, bali, lombok dan sulawesi. Zat-zat yang terkandung didalam buah ketumbar adalah minyak, atsiri, minyak lemak dan abu. Buah ketumbar dipergunakan oleh penderita karminativa dengan dosis 0,2 – 1 gram. Pada umumnya penduduk menggunakannya sebagai bumbu penyedap masakan.
     5. Kemukus
Tanaman kemukus banyak tumbuh di jawa, kalimantan dan sulawesi. Buah kemukus banyak mengandung zat-zat seperti minyak atsiri, kubebin, zat pahit, asam kubebe, damar kubebe dan abu. Buah kemukus banyak diperluka untuk bahan obat selaput lendir setelah di larutkan halus dengan dosis 0,5 – 4 gram.
     6. Lada
A. Lada hitam
Lada hitam berasa lebih pedas dibanding lada putih. Kandungan zat-zat yang terdapat pada buah lada antara lain: minyak atsiri, khavisin, piperin dan lemak. Buah lada hitam berkhasiat untuk mengobati karminativa dengan dosis 300-600 gram.
B. Lada putih
Kandungan zat yang terdapat pada lada putih adalah minyak atsiri. Khasiatnya sama seperti lada hitam dan di gunakan dalam dosis yang sama.

     • Daun Yang Berkhasiat Obat adalah daun yang mampu dan berguna untuk menyembuhkan penyakit dengan cara tradisional. Daun-daun ini sudah dikenal para masyarakat kalangan luas di daerah indonesia. Namun sebagian besar para penduduk belum mengetahui kegunaan dan khasiat daun-daun yang tumbuh di daerah-daerah sekitar kita. Untuk mengetahui secara pasti, berikut ada beberapa Daun yang berkhasiat obat:
     1. Pepaya
Tanaman pepaya tumbuh/terdapat diberbagai daerah ditanah air kita. Daun pepaya pada umumnya kita makan sebagai lalap atau di sayur. Adapaun kandungan zat yang terdapat pada daun pepaya, antara lain alkaloidakarpin, glukosida, karposida, sedikit damar, dan lazim proteolitik papain. Daun pepaya berkhasiat sebagai obat untuk menyembuhkan demam disentri dan perangsang semangat dengan dosis minimal 0,5 gram sampai 4 gram.
     2. Ketepeng
Tanaman ketepeng atau yang biasa disebut ketepeng cina, banyak pula tumbuh di tanah air kita, terutama dijawa maluku dan manado. Daun-daun ini mengandung zat penyamak dan zat pahit dengan khasiat untuk menyembuhkan sakit demam. Dosis yang biasa digunakan antara 200 mg – 500 mg.
     3. Jinten
Tanaman jinten tumbuh diberbagai tanah air kita. Daun jinten ini mempunyai banyak kandungan zatnya, yaitu minyak atsiri sekitar 0,2 %, karvokol, isoprovik-okresal, dan kalium sampai 6,4 %. Daun jinten berkhasiat untuk menyembuhkan sait batuk, mules dan sariawan. Dosisnya sekitar 3 gram – 6 gram.
     4. Kemuning
Tanaman kemuning tumbuh diberbagai daerah, terutama di jawa tengah dan jawa timur. Daun kemuning mengandung zat-zat glukosa uwayin, minyak astiri, damar dan zat penyamak. Daun kemuning baik sekali untuk mengobati gonorrohoe dengan dosisnya tidak melebihi 2 gram – 5 gram.
    5. Kumis Kucing
Tanaman ini tumbuh diberbagai daerah tanah air kita dan biasanya tumbuh ditempat yang agak basah. Dalam memanfaatkan daun kumis kucing biasanya dimanfaatkan sewaktu sedang berbunga. Kandungan zatnya, yaitu minyak atsiri dan kalium (0,6 % - 3,5%) diperlukan sebagai bahan bakal obat untuk memperlancar keluarnya air seni/kencing dengan dosis 1 – 2 gram.
     6. Sirih
Daun sirih sudah secara tradisional digunakan oleh orang-orang tua kita. Daun ini biasanya tumbuh dipekarangan dan merambat. Daun sirih mengan dung minyak atsiri, klavikal, zat penyamak, gula, dan pati. Daun sirih dapat digunkan sebagai obat batuk, antiseptik, obat jamur dan juga bagus khasiatnya untuk cekok bagi ibu-ibu yang baru melahirkan dengan cara merendamnya di air panas.
     7. Arbel 
Tanaman ini tumbuh banyak didaerah tanah air kita, terutama di daerah yang keadaanya sejuk. Pada umumnya orang mengenal buahnya saja, tetapi daunnya mempunya khasiat obat. Kandungan zat-zat pada daun ini antara lain: logam alkali, alkali tanah, garam, sitrat, molat, gula, dan pektin. Obat ini berkhasiat berbagai bahan bakal obat memperlancar atau memperbanyak keluarnya air seni.
     8. Randu
Tanaman randu tumbuh luas dinegara kita. Sebagian besar orang hanya memperhatikan buahnya saja. Namun daun tanaman randu ini berkhasiat untuk obat. Daun randu mengandung zat hidrat arang, zat penyemak, dan damar yang pasif. Daun randu sangat baik untuk obat mencret dan obat kumur. Dosis yang umum digunakan adalah 2 – 10 gram.
     9. Salam
Tanaman salam banyak tumbuh di berbagai daerah di tanah air kita. Penduduk disekitar kita pada umumnya mempergunakan daun salam sebagai bahan penyedap makanan. Zat yang terkandung didalam daun salam adalah minyak atsiri dan zat penyemak. Daun salam dapat juga digunakan sebagai bahan bakal obat astringensia dengan dosis yang umum antara 5 – 15 gram.
     10. Jambu Biji
Jambu Biji Tanaman jambu biji banyak tumbuh didaerah-daerah tanah air kita. Penduduk kebanyakan mementingkan buahnya saja, tetapi daun-daunnya pun ternyata mempunyai khasiat obat yang baik. Daun-daun jambu biji berkandungan zat-zat penyemak, minyak atsiri berwarna kehijauan yang mengandung egenol, minyak lemak, damar, dan garam-garam mineral. Daun jambu biji berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit mencret dan astringensia.
     11. Teh
Tanaman teh sudah banyak dikenal oleh penduduk tanah air kita, terutama sebagai minuman. Kandungan zat pada daun teh adalah katein, tatin, dan sedikit minyak atsiri. Daun teh, disamping sebagai penyegar minuman juga berkhasiat sebagai obat autidotum pada keracunan oleh logam-logam berat dan alkaloida. Petiklah kuncup daun teh antara 2 – 3 helai daun dibawahnya. Gulunglah kemudian berikanlah kepada si penderita.

     • Seperti yang kita bahwa bunga yang biasanya kita lihat dan umum digunakan adalah sebagai hiasan, atau yang lainnya. Akan tetapi di lain sisi terdapat juga bunga yang berkhasiat untuk obat. Berikut adalah bunga yang berkhasiat obat :
     1. Cengkeh
Tanaman cengkeh banyak dikenal dan dikembangkan ditanah air kita dan bunganya berkhasiat sebagai bahan obat. Kandungan zat-zat pada kucup bunga atau bunganya adalah minyak atsiri, asetilegenol, kiriofil, furfural, metil, amil keton, vanilin, dan zat penyemak. Bunga cengkeh berkhasiat sebagai obat penghilang rasa mules, rasa mual, dan rasa muntah-muntah dengan dosis sekitar 100 – 600 miligram.
     2. Jagung
Tanaman jagung tidak asing lagi bagi penduduk indonesia, tanaman ini tumbuh tersebar ditanah air kita. Zat-zat yang terkandung dalam rambut jagung (bunganya) adalah asam maisenat, minyak lemak, damar, gula, dan garam-garam mineral. Apabila dikumpulkan, dikeringkan dan dihaluskan, ternyata rambut jagung memiliki banyak khasiat dan sangat baik untuk penderita dimetika dengan dosis antara 4 – 12 gram.

     Selain daun berkhasiat obat dan bunga yang berkhasiat obat melainkan ada pula biji yang berkhasiat obat. Biji-biji tersebut bisa digunakan dan berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Biji-biji yang berkhasiat obat ini biasanya banyak di manfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Biji yang berkhasiat obat antara lain adalah :
     1. Pinang 
Tanaman ini tumbuh hampir disemua tempat ditanah air kita. Batangnya sering dimanfaatkan sebagi lomba memanjat pohon pinang dalam rang merayakan kemerdekaan indonesia. Biji pinang yang masak merupakan bahan obat. Orang tua sejak jaman dahulu memanfaatkannya sebagai campuran daun sirih untuk dimakan (bahasa jawanya nginang). Biji pinang mengandung zat-zat alkaloida, tamin merah amouf dan lemak. Tepung biji pinang berkhasiat sebagai obat anteluintita, terutama untuk membasmi cacing pita, dengan dosis 1 - 4 gram.
     2. Kedawung
Pernah dengar pohon kedaung nah didalam biji dawung terkandung zat-zat glukosida, damar, hidrat arang, tamin, dan garam-garam alkali. Biji kedawung berkhasiat sebagai obat sakit mules, sakit mencret dan astringensia, dengan dosis antara 2 – 6 gram.
     3. Labu Merah
Pada umumnya biji labu merah dibuang begitu saja. Padahal merupakan bahan bakal obat. Zat-zat yang terkandung dalam biji labu merah adalah minyak lemak dan zat lainnya yang aktif memberantas cacing pita. Biji labu merah berkhasiat sebagai obat cacing pita dengan dosis sekitar 30 – 60 gram.
     4. Pala Tanaman
Pala banyak tumbuh di banyak tempat di tanah air kita, terutama di maluku. Kandungan zat-zat yang terdapat pada biji pala adalah minyak atsiri, misistim, pinen, kamfer, dipentesafrol, egenol alkohol, lemak, abu, zat putih telur dan gula. Biji pala diperlukan sebagai bahan obat karminativa dan stimalnsia setempat terhadap saluran pencernaan. Pala juga digunakan sebagai bat pembius yang menyebabkan rasa mengantuk dan memperlambat pernapasan. Dosis yang diperlukan sekitar 0,2 – 1,2 gram. Pala dapat juga dipergunakan sebagai bahan pewangi.
5. Jarak
Kandungan zat yang terdapat pada biji jarak adalah minyak lemak, zat beracun risin dan risimin. Biji jarak berkhasiat untuk bahan obat.

     • Selain Daun yang berkhasiat obat, Bunga danBiji yang berkhasiat obat, dan Buah yang berkhasiat obat sekarang giliran Akar Yang Berkhasiat Obat. Di negara indonesia sangat banyak akan tanaman-tanaman yang sebenarnya berguna namun banyak tidak di manfaatkan oleh penduduk setempat. Berikut adalah Akar Yang Berkhasiat Obat :
     1. Akar Pepaya 
Disamping daun pepaya berkhasiat obat, ternyata akar pepaya juga berkhasiat obat. Kandungan zat-zat pada akar pepaya adalah papalna, kalium, midonat, midosim, papayatin, damar, dan tasin. Akar pepaya berkhasiat untuk membasmi cacing dengan dosis sekitar 6 - 12 gram.
     2. Akar Aren
Tanaman aren tumbuh diberbagai tempat di tanah air indonesia. Akar aren yang dimaksud adalah akar cabang, yang mempunyai bau lemah dan rasanya agak pahit. Kandungan zat yang terdapat pada akar cabang adalah kalium dan akar silikat. Akar cabang berkhasiat untuk bahan obat memperlancar atau memperbanyak keluarnya air seni.
     3. Akar Pule
Tanaman pule banyak tumbuh, terutama di pulau jawa. Akar dan pangkal batangnya dimanfaatkan sebagai bahan obat. Kandungan zat yang terdapat pada akar dan pangkal batang pule adalah alkaloida agnalima dan alkaloida serpentina. Akar dan pangkal batangnya berkhasiat untuk mengobati tekanan darah tinggi dengan dosis 100 – 400 mg sehari (pagi dan malam).

     Selain Akar Yang Berkhasiat Obat pada tanaman di atas, masih ada banyak tanaman yang akar tunggalnya juga dapat dimanfaatkan sebagai obat. Berikut adalah Akar Tunggal Yang Berkhasiat Obat :
     1. Bangle
Kandungan zat pada akar tunggal bengle adalah minyak atsiri, damar yang lunak, lemak, goun, gula, asam-asam organik, mineral dan abumivoida. Akar tunggalnya dapat di gunakan sebagai penghangat badan dengan dosis 0,5 – 3 gram.
     2. Temu Hitam (Temu Ireng)
Tanaman temu ireng tumbuh dibanyak tempat di tanah air indonesia. Kandungan minyak atsiri terdapat pada akar tunggalnya setelah dikeringkan. Akar tunggal ini berkhasiat sebagai bahan obat gosok untuk mengobati pegal-pegal dan rematik.
     3. Kunyit 
Kandungan zat pada kunyit adalah zat kuning kurjunin, minyak atsiri, hidrat arang, damar, goum, dan pati. Kunyit sangat baik sekali untuk digunakan sebagai obat diare, karnimative, kologoga dan stabisida dengan dosis antara 8 – 12 gram.
     4. Temu Giring
Tanaman temu giring tumbuh dibanyak tempat di tanah air indonesia, terutama di pulau jawa. Temu giring berkhasiat sebagai obat antelmintika dengan dosis sekitar 4 – 8 gram.
     5. Temu Lawak 
Tenaman temu lawak tumbuh terutama di pulau jawa dan tersebar di daerah-daerah lain di indonesia. Kandungan zat penting yang ada pada temu lawak adalah minyak atsiri. Khasiat temu lawak adalah sebagai bahan obat untuk antipasmodikan dan kolagoga.
     6. Laos
Tanaman ini tumbuh diberbagai daerah wilayah indonesia, terutama di pulau jawa. Kandungan zat pada laos adalah kaunferida dan golangin, hablur, hablur kuning, dan minyak atsiri kuning. Laos berkhasiat untuk obat karavinativa, obat luar (panu), dan juga tidak asing lagi untuk bumbu penyedap masakan.
     7. Alang-Alang 
Alang-alang tumbuh ditanah air indonesia pada umumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu, meskipun akar tunggalnya berkhasiat untuk obat. Kandungan zat-zat pada akar tunggal alang-alang adalah asam kermik, damar, dan logam alkali. Akar tunggal alang-alang berkhasiat untuk memperlancar buang air seni dengan dosis yang digunakan sekitar 4 – 12 gram.
     8. Kencur 
Kencur biasa dipakai sebagai bumbu, tetapi berkhasiat juga untuk obat. Kandungan zat-zat pada kencur adalah alkaloida, minyak atsiri, kanferim, mineral pati, dan goum. Kencur dapat digunakan untuk meringankan dahak, melancarkan keringat, melancarkan pembuangan gas dari perut, dan meningkatkan kegairahan.
     9. Jahe 
Disamping sebagai bumbu penyedap masakan, jahe juga dapat digunakan untuk obat. Kandungan zat-zat pada jahe adalah minyak atsiri, zingeton, zigibetol, zigi berin, borneol, sineol, kanfen, falandren, pati, damar, asam organik, okoresim, dan gingerim. Jahe sangat baik untuk obat melancarkan pembuangan gas dari perut, melancarkan keringat, dan meningkatkan gairah dengan dosis sekitar 0,5 – 1,1 gram.

     Umbi Yang Berkhasiat Obat – Umbi adalah akar yang membesar dan memiliki fungsi untuk menyimpan suatu zat tertentu dari tanaman tersebut. Umbi biasanya terdapat didalam permukaan tanah, namun bisa juga terdapat di permukaan tanah. Umbi juga ada macamnya, ada umbi batang dan umbi akar. Namun pada postingan yang akan saya bahas pada topik ini adalah Umbi Yang Berkhasiat Obat. Setiap umbi pastinya memiliki kandungan zat yang berbeda-beda, dan berikut adalah Umbi Yang Berkhasiat Obat :
     1. Wortel
Siapa saja dan dimana tempat pasti setiap orang mengenal tanaman yang satu ini. umbi berwarna orange yang selalu terlihat segar dan kaya akan vitamin. Pada umumnya wortel biasanya di konsumsi sebagai sayuran, namun sebenarnya wortel juga berkhasiat obat. Tanaman wortel banyak tumbuh diberbagai tempat di indonesia, terutama didaratan-daratan tinggi jawa barat, jawa tengah, dan jawa timur. Kandungan zat-zat yang terdapat dalam wortel adalah alkaloida akonitina, banzailakonirna, akonina, dan ukopelina. Wortel berkhasiat sebagai obat luar dan obat dalam dengan dosis 20 mg.
     2. Widara Upas
Tanaman Widara Upas tumbuh di beberapa daerah di negara indonesia, terutama di jawa. Kandungan zat-zat yang terdapat pada tanaman widara upas adalah damar, pati dan sejenis zat yang pahit. Umbi widara upas berkhasiat untuk obat kumur dan ekspektoransia, dengan dosis 200 – 300 mg.
     3. Bawang Putih
Semua orang pasti mengenal jelas bawah putih, tanaman ini banyak tumbuh terutama di pulau jawa. Kandungan zat-zat yang terdapat pada umbi bawang puting adalah minyak atsiri, allin (tidak berbau) yang pada hidrolisa akan menimbulkan bau bawang. Umbi bawang putih berkhasiat untuk obat antisiptiha, antispaspodika, dan antilritansia dengan dosis 2 – 8 gram.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar